Apa semua orang beneran baik
Hey Illaa, gue bakalan kangen banget sama elo. Huhu Apa semua orang beneran baik? Pemikiran random ini cukup mengganggu gue berlakangan ini. Di semester akhir perkuliahan, perasaan kita makin sering melankolis. Merasa akan ditinggalkan teman yang udah bersama selama perkuliahan, 3 tahun, 4 tahun. Terutama setelah gue cukup ngaret dalam per-skripsian ini, dan teman-teman gue udah mulai bersiap untuk cabut balik ke daerah asal. Kita jadi sering nongkrong, menghargai precious time . Hal ini bahkan berlaku ke orang-orang yang gue kira 'kita ga se-akrab itu' sebelumnya. Sebenarnya hal kayak gini gak buruk-buruk banget. Setidaknya kita jadi mempererat tali silaturahmi, jadi bisa mengenal satu sama lain. Bisa sharing rencana kedepannya gimana, nambah referensi tips and trick suffering in this stupid freaking world . Tapi buat orang melankolis kayak gue yang gampang terharu gini, jadi mikir, "apa iya ini murni? semacam pertemanan yang tulus yang bisa...